Selasa, 19 April 2011

SEJARAH BERDIRI MI MIFTAHUL HUDA SILIR

KATA PENGANTAR



ÉÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$#

    
       Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah ke Hadirat Allah Subhanahu wa ta`ala atas segala Rahmat dan Karunia-Nya, kami susun buku Sejarah berdirinya Madrasah Ibtida`iyah Miftahul Huda Desa Silir Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.
         Maksud dari penyusunan buku ini adalah agar dapat memberikan gambaran kepada semua pihak kapan dan bagaimana proses berdirinya  M.I. Miftahul Huda serta perkembangannya sejak berdirinya hingga saat ini.
        Kami sadar sepenuhnya bahwa penyusunan dan tatabahasa dalam buku ini masih jauh dari sempurna. untuk itu kami sangat mengharapkan sumbangan pikiran dan saran-saran dari semua pihak untuk menyempurnakan di masa mendatang.
          Demikian, semoga buku ini ada manfaatnya dan berfungsi sebagaimana mestunya, atas segala kekurangan kami mohon maaf yang sebesar - besarnya


                                                                             Silir, tgl 30 Nopember 1996
                                                                             Penyusun

                                                                              ttd

                                                                              Abdul Djamil



DAFTAR ISI


Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB     I     PENDAHULUAN
                   a. Identitas Desa
                   b. Latar belakang berdirinya MI Miftahul Huda
                   c. Proses berdirinya MI Miftahul Huda
BAB     II    PERKEMBANGAN MI MIFTAHUL HUDA
                    a. Perkembangan kelembagaan
                    b. Perkembangan Guru dan Murid/Siswa
                    c. Perkembangan Fasilitas Gedung
                    d. Kepengurusan
BAB     III   KEBERHASILAN YANG DI CATAT
                    a. Keberhasilan Alumni
                    b. Keberhasilan Lembaga
BAB     IV   PENUTUP
                    a. Kesimpulan
                    b. Saran dan Harapan
                    c. Penutup
LAMPIRAN - LAMPIRAN :
                    - Data perkembangan Siswa MI Miftahul Huda
                    - Bantuan Pemerintah kepada MI Miftahul Huda
                    - Piagam
                    - Peta Desa Silir Kecamatan Wates Kabupaten Kediri





BAB     I     

PENDAHULUAN



A. Identitas Desa

              Pengenalan terhadap keberadaan MI Miftahul Huda Silir akan menjadi jelas, apabila terlebih dahulu           mengenal keadaan Desa Silir, tempat Madrasah Ibtida`iyah(MI) tersebut berdiri. Sebab Madrasah Ibtida`iyah(MI) tersebut berdiri dan berkembang seperti sekarang ini, juga tidak terlepas dari peta Desa dan kependudukan Desa tersebut.
     1. Keadaan Geografi
      Desa Silir berada di wilayah Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Desa  Silir dengan luas wilayah 176.717 Ha, terdiri dari dua pedusunan, yaitu 1. Dusun Silir 2. Dusun  Ngrajeg
          Letak Desa Silir bila diukur dari Ibu Kota Kecamatan Wates pada Jarak 5 Km di sebelah barat. dan bila diukur dari Ibu Kota Kabupaten Kediri berada disebelah tenggara dengan jarak 15 Km. Letak desa Silir berbatasan langsung dengan desa-desa di Kabupaten Kediri dan Kotamadya Kediri. Adapun desa-desa itu adalah : 
            a. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Bawang Kecamatan Pesantren
            b. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Ngreco Kecamatan Kandat
            c. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Pagu Kecamatan Wates
            d. Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Joho Kecamatan Wates

     2. Keadaan Penduduk
                  Penduduk Desa Silir hingga saat sekarang (tahun 1996) ini tercatat berjumlah 2.516 juwa, mutlak beragama Islam, sebagian besar dari mereka terdiri dari kaum petani, sisanya tersebar dalam berbagai sektor kehidupan, antara lain : PNS, ABRI, karyawan/karyawati swasta, sopir, pedagang, buruh tani, tukang, wiraswasta dan sebagainya. Hampir tidak ada yang masuk kategori pengangguran, umumnya mereka itu terdiri dari anak muda yang baru lulus sekolah
Di antara 2.516 jiwa tersebut lebih kurang 345 jiwa terdiri dari anak usia 6 sampai dengan 12 tahun. Semuanya bersekolah di SDN Silir atau di MI Miftahul Huda dengan penyebaran sebagai berikut :
            a. SDN Silir 1        102 anak
            b. SDN Silir 2        120 anak
            c. MI Miftahul Huda  75 anak
            d. TK/RA                 48 anak
                       Jumlah          345 anak

B. Latar belakang berdirinya MI Miftahul Huda

    Hingga tahun 1958 di Desa Silir hanya terdapat 1 lembaga pendidikan dasar yang mengajarkan Ilmu    Pengetahuan Umum, yaitu Sekolah Rakyat (SR). Kegiatan belajar berlangsung pada pagi hari sebagaimana umumnya sekolah dasar sekarang ini. Diluar SR tersebut umumnya para siswa juga mengikuti pendidikan agama Islam di Madrasah Diniyah Miftahul Huda Silir. Kegiatan belajar Madrasah berlangsung di sore hari.
Pada waktu itu didirikan oleh Bapak K.H. Dahlan, sedangkan Madrasah Diniyah Miftahul Huda dipimpin oleh para Guru diantarnya :
1. Bapak Abu Mansur
2. Bapak Zaenal Abidin
3. Bapak H. Ichsan
4. Bapak Munawar
                 Adapun gedung Madrasah belum ada, masih dompleng/numpang di rumah K.H. Dahlan dan Musholla/Langgar, dan para murid mengikuti pendidikan di Madrasah dengan lancar. Makin hari makin berkembang. Madrasah Madrasah didirikan pada bulan Januari tahun 1958
          Ketika memasuki tahun ajaran 1958, diadakan pendaftaran murid baru, ternyata makin hari makin bertambah banyak dan banyak yang bertminat belajar.


C. Proses berdirinya MI Miftahul Huda
          Setelah disepakati berdirinya Madrasah Diniyah Miftahul Huda murid makin berkembang dengan pesat, akhirnya tempat tidak memadahim maka kegiatan belajar dipindahkan ke Masjid dan Serambpada Tahun 1960. Setelah tahun 1960, tahun 1961 s/d1962 di Masjid mengalami surut. Madrasah Diniyah Miftahul Huda berafiliasi pada lembaga pendidikan Ma`arif NU. Pada waktu itu Madrasah sudah memiliki Cap/Stempel tahun 1959 , yang berbunyi MADRASAH MIFTAHUL HUDA II SILIR WATES KEDIRI.
          Pada tahun 1962 Madrasah mengalami penurunan yang sangat berarti, maka dari tokoh Ummat Islam Desa Silir dan para pengasuh mengadakan musyawarah demi meningkatnya murid, akhirnya dapat mencapai kata sepakat, dengan hasil perlu diadakan selamatan semua Umat Islam Desa Silir dan mengadakan Genduri di Masjid. Setelah itu di adakan pengumuman/ajakan lewat pengajian umum agar supaya anaknya di daftarkan ke Madrasah Diniyah Miftahul Huda Silir yang bertempat di Masjid Baitul Muttaqien Desa Silir. Akhirnya pada tahun 1963-1964 murid bertambah banyak, lalu pada tahun 1964 sampai tahun 1965 menurun lagi. Pada tahun 1966 sampai 1967 berkembang sangat pesat, pada waktu itu dari tokoh umat Islam yang ikut mandegani adalah :
1.     K. Dahlan
2.     H. Toyib
3.     H. Abdur Rohman
4.     H. Ali
5.     Supiyan
Dan dibantu oleh para pengajar/guru diantaranya :
1.        Bapak Abu Mansur
2.        Bapak Imam Muhtar
3.        Bapak Munawar
4.        Bapak Abdul Djamil

Setelah murid Madrasah Diniyah makin berkembang, akhirnya dipindahkan ke SDN Silir pada tahun 1967 sampai 1969. Setelah dipindahkan ke SDN timbullah masalah yang kurang mengenakkan(kurang baik) antar SDN dengan pihak pengelola Madrasah.
Mula – mula ada kejadian dari slah satu murid MI memasang kalender IPNU – IPPNU di SDN Silir, terus dari guru SDN ada yang melapor ke Desa, pada saat itu Kepala Madrasahnya Bapak Imam Muslim, B.A. dibantu oleh Bapak Abu Mansur, Ibu Aslikah dan Bapak Abdul Djamil. Setelah diundang oleh bapak Kepala Desa Silir ( Bapak Suntoro) ke Balai Desa untuk menyelesaikan masalah, sampai 2 kali musyawarah mendapat keputusan sekarang pindah dahulu dengan catatan siapa yang jadi Kepala Desa akan dating sanggup membuatkan/membangun gedung Madrasah Ibtida`iyah Miftahul Huda. Ketepatan yang jadi Kepala Desa Silir pada saat itu Bapak D. Atmosowo pada bulan April tahun 1968, maka dengan senang hati beliau akan membangun gedung untuk MI Miftahul Huda. Tetapi berhubungan akan membangun gedung tidak ada lokasi/tempat, akhirnya pribadi Bapak D.Atmosowo sebagai kepala Desa Silir memberikan wakaf tanah pekarangan seluas lebih kurang + 20 ru/ 280 m2, tukar dari tanahnya Bapak H.Tojeb dan Bapak H. Toyeb juga wakaf sama dengan luas tanah Bapak D. Atmosowo yang letaknya Gedung yang sebelah Timur. Lalu pada tahun 1969 Bapak Kepala Desa mengadakan rapat Desa, akan membangun Gedung Madrasah di Lokasi wakaf saya dan Bapak H. Toyib sebanyak 3 lokal.
Gedung Madrasah dibangun pada tahun 1969. Pada tahun 1970 gedung Madrasah sudah bias digunakan dan dimanfaatkan untuk kegiatan belajar. Setelah mempunyai gedung sendiri murid semakin berkembang lagi, sampai gedung tidak muat lagi. Melihat hal itu akhirnya Bapak H. Toyib wakaf lagi seluas 45 ru/630 m2 (sekarang menjadi gedung MTs Miftahul Huda Silir di sebelah barat). Seiring dengan waktu yang berjalan terus akhirnya wakaf madrasah dapat tambah lagi dari ahli waris dan pembelian dari Bapak H. Toyib Almarhumsampai seluas tanah wakaf yang sebelah timur dengan luas 1240 m2 yang semula Cuma 560 m2
Tanah wakaf tersebut di Akte sampai sertifikat pada tahun 1988 dibiayai oleh Pengurus Madrasah. Sertifikat Hak milik wakaf no 388 yang sebelah timur, sedangkan yang sebelah barat hak milik wakaf no 387.


BAB     II    

PERKEMBANGAN MI MIFTAHUL HUDA
Perkembangan MI Miftahul Huda dapat dikelompokkan menjadi 4 komponen, yaitu :
a.      Lembaga
b.     Guru dan murid
c.      Fasilitas Gedung
d.     Kepengurusan


A. Perkembangan kelembagaan
                   MI Miftahul Huda ini semula didirikan sebagai lembaga pendidikan yang mengususkan diri untuk mendidik muridnya agar menjadi generasi penerus yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar tentang agama Islam menurut faham Ahlussunnah Wal Jama`ah sebagaimana yang dipegang oleh NU (Nahdlatul Ulama`). Kurikulum yang dipakai adalah kurikulum Madrasah Diniyah, yang hanya berisi Ilmu-ilmu Agama Islam saja. Lembega sendiri mulai berdiri pada tanggal 2 januari 1958 dengan nama Madrasah Miftahul Huda II
                   Mulai tahun 1973, Madrasah Miftahul Huda berkembang menjadi suatu lembaga pendidikan dasar yang menerapkan kurikulum terpady antara ilmu pengetahuan Umum dan ilmu pengetahuan agama Islam. Seiring dengan perkembngan tersebut nama Madrasah Miftahul Huda II di rubah Nama menjadi Madrasah Ibtida`iyah Miftahul Huda I sampai sekarang.

B. Perkembangan Guru dan Murid/Siswa
1.     Perkembangan Guru
Sejak pertama kali guru yang bertugas di MI Miftahul Huda Silir tercatat 20 orang, jumlah tersebut 14 orang guru Negeri dan yang sisanya guru swasta. Adapun sekarang ajaran tahun 1996/1997, Guru MI Miftahul Huda yang 6 guru Negeri dan ditambah 2 (dua) dengan mobilitas penempatan Guru negeri system Mutasi, adapun guru Kepala RA,MI, MTs Depinitf semua.
2.     Perkembangan Murid
Perkembangan murid MI Miftahul Huda secara rinci dapat dilihat pada lampiran. Namun secara umum dapat diketahui bahwa sejak tahun 1958 hingga sekarang perkembangan murid MI Miftahul Huda mengalami masa pasang surut. Namun ada hal yang menarik dari perkembangan tersebut, dalam waktu sangat panjang yakni, 13 tahun yang lalu, masa perkembangan murid MI Miftahul Huda senantiasa berada diatas angka 250 orang murid. Jumlah tersebut berada pada rentang waktu antara ajaran tahun 1973 s/d 1983, bahkan sampai mendirikan MTs, MA pada tahun 1973/1974.
Namun ajaran 1987 hingga sekarang, murid justru mengalami penurunan yang sangat berarti, yakni tinggal 75 orang murid. Masa kemunduran sebenarnya sudah mulai terasa sejak tahun 1987. bila diteliti sebab-sebab terjadinya penurunan murid, barangkali factor lingkungan kemadrasahan yang kurang bias diterima oleh masyarakat (wali murid) bahkan dari anaknya guru MI sendiri tidak bersekolah di Madrasah, tetapi di SD ada yang di luar Desa Silir.
Untuk sementara factor inilah yang nyata pengaruhnya terhadap perkembangan jumlah murid MI Miftahul Huda Silir.





C. Perkembangan Fasilitas Gedung
                   Gedung MI Miftahul Huda dibangun diatas tanah wakaf seluas 1240 M2, yang terletak disebelah timur. Tanah tersebut berasal dari wakaf beberapa orang, diantaranya : D. Atmosowo, H. Toyeb, H. Imam Muslim dan pembelian Pengurus Yayasan dari Bapak H. Toyeb.
                   Pertama gedung MI di bangun pada tahun 1969/1970 hanya 3 lokal, dengan swadaya masyarakat murni. Pada waktu itu Kepala MI Miftahul Huda adalah Bapak Imam Muslim, BA, dan gedung digunakan murid MI kelas 4,5,6. adapun kelas 1,2,3 diserambi Masjid. Kepala MI dan Guru di muka gedung MI/teras sementara.
                   Pada tahun 1978/1979  MI Miftahul Huda pernah menerima rehab ringan dari Pemerintah sebesar Rp. 1.200.000,-, untuk membangun gedung MI satu local. Pada tahun 1984/1985 MI menerima bantuan lagi dari pemerintah sebesar Rp. 2.900.000,-. Pada tahun 1985/1986 pernah menerima bantuan dari pemerintah, rehabgedung sebesar Rp. 9.650.000,-, digunakan untuk membangun 8 (delapan) local. Bantuan-bantuan tersebut masih ada lagi rinciannya ada pada lampiran.
D. Kepengurusan
                   Dalam kurun waktu 38 tahun sejak berdiri, MI Miftahul Huda mengalami beberapa kali pergantian pengurus. Namun disini penyusunan tidak dapat mengajukan data yang konkrit, karena memang tidak ada bukti yang bias kami jadikan dasar penyusunan. Yang dapat kami ajukan adalah sebagai berikut :
SUSUNAN PENGURUS PADA TAHUN 1970 – 1979
I.                   Susunan Pengurus pada Tahun 1970 – 1979
1.     Ketua          : Darmadi, BA
2.     Wk. Ketua   : K. Sholeh
3.     Sekretaris     : Abdul Djamil
4.     Bendahara   : H. Sofwan
5.     Pembantu    : Imam Bachrodin
II.                Susunan Pengurus pada tahun 1979 – 1985
1.     Ketua          :  H. Ali Murtadho
2.     Wk. Ketua   :  Abdul Djamil
3.     Sekretaris     :  Imam Bachrodin
4.     Bendahara   :  H. Sofwan
5.     Pembantu    :  Banindro
III.             Susunan Pengurus pada tahun 1985 – 1992
1.     Ketua          :  H. Masykur
2.     Wk. Ketua   :  K. Sholeh
3.     Sekretaris     :  Imam Bachrodin
4.     Bendahara   :  H. Ali Murtadho
5.     Pembantu    :  Sujani

IV.            Susunan Pengurus pada tahun 1992 – 1996
1.     Pelindung    :   Kepala Desa Silir
2.     Penasehat    :   K. Sholeh
3.     Ketua          :   Abdul Djamil
4.     Wk. Ketua   :  Drs. Imam Muslim
5.     Sekretaris     :   Imam Bachrodin
6.     Bendahara   :  H. Sofwan
7.     Pembantu    :  - Banindro dan Sujani 

V.               Susunan Pengurus pada tahun 1997 – 2001
1.     Pelindung    : Kepala Desa Silir
2.     Penasehat    : K. Sholeh
3.     Penasehat    : H. Masykur
4.     Penasehat    : Drs. Imam Muslim
5.     Ketua Umum: Darmadi, BA
6.     Ketua I        : Abdul Djamil
7.     Ketua II       : K. Sholeh
8.     Sekretaris I  : Imam Bachrodin
9.     Sekretaris II : Nur Hamim (TU)
10. Bendahara I : H. Ali Murtadho
11. Bendahara II          : H. Sofwan
12. Pembantu    : Banindro
a.      Pendidikan   : Halimi Alwi, BA
b.     Pendanaan   : Sujani
c.      Humas         : Imam Hanafi
VI.            Susunan Pengurus pada tahun 2002 – 2006
1.     Pelindung    : Kepala Desa Silir ( Setyo Utomo)
2.     Penasehat    : K. Sholeh
3.     Penasehat    : H. Masykur
4.     Ketua I        : Drs. Moch. Rusdi
5.     Ketua II       : Ky. Moh Ridho
6.     Sekretaris I  : Halimi Alwi, BA
7.     Sekretaris II : Imam Khoiruddin, S.Pd.
8.     Bendahara I : H. Moh. Bajuri
9.     Bendahara II          : H. Syamsuddin
10. Seksi-seksi   :
a. Pendidikan         : Nur Salim, S.Pd., Abdullah Taufik, S.H., M.H.
b.Penggalian dana : Siswoyo
c. Humas               : Bunyamin, Imam Nawawi, Mubalig Silir
d.Humas               : H. Ali Murtadho, H. Muzzakki

VII.         Susunan Pengurus pada Tahun 2007 - 2011
1.     Pelindung    : Kepala Desa Silir ( Setyo Utomo)
2.     Penasehat    : K. Sholeh
3.     Penasehat    : H. Masykur
4.     Ketua I        : H. Abdul Djamil
5.     Ketua II       : Ky. Moh Ridho
6.     Sekretaris I  : Halimi Alwi, BA
7.     Sekretaris II : Imam Khoiruddin, S.Pd.
8.     Bendahara I : H. Moh. Bajuri
9.     Bendahara II          : H. Syamsuddin
10. Seksi-seksi   :
a. Pendidikan         : Nur Salim, S.Pd., Abdullah Taufik, S.H., M.H.
b.Penggalian dana : Siswoyo
c. Humas               : Bunyamin, Imam Nawawi, Mubalig Silir
d.Humas               : H. Ali Murtadho, H. Muzzakki




BAB     III   

KEBERHASILAN YANG DI CATAT

Keberhasilan yang telah dicapai MI Miftahul Huda selama ini dibagi menjadi dua macam, yaitu : keberhasilan alumni dan keberhasilan lembaga (para siswa) dalam mengikuti berbagai macam kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh PHBN, PHBI, PRAMUKA PMR dll.
A. Keberhasilan Alumni
                   Beberapa alumni MI Miftahul Huda yang telah berhasil dalam pendidikan / pekerjaan diantaranya ialah :

No
No Induk
Nama
Ijazah
Keterangan
1

Nur Salim, S.Pd.
IKIP
Pengawas SD
2

Syamsul Hadi
SGO
Guru O.R. SD Kertosono
3

Hery Sugianto
SPG
Guru SD Jajar Wates
4

Sutejo S.H.
UniBraw
Depnaker Irja
5

M. Maksun
UT
Guru SD Pagu Wates
6

Sulaiman S.Ag.
IAIN
Guru MAN
7

Samsul Hadi
SPG
Guru SD
8

Marwi
SPG
Guru SD
9

Miftahul Huda
SPG
Guru O.R. SD
10

Mashuri, S.Pd.
IKIP
Guru O.R. SD
11

Abdullah Umar
IKIP
Guru SMP
12

Khoirul Anam
MAN
Polri di Jakarta
13

Hasanudin
SMA
Polri di Jakarta
14

Drs. Moh. Rusdi
IAIN
Jaksa P.A Kota Kediri
15

Imam Sayuti S.H.
UNISKA
Kepala Dusun Pare
16

Zaenus Shoim, S.Pd.
IKIP
Guru MAN Grogol
17

Hanif Nurul Laili
IAIN
Guru Agama di MI  Silir






                   Selain yang tertulis dalam buku ini, masih banyak alumni MI Miftahul Huda yang berhasil dalam bidangnya, namun belum bias menginfentarisir.

B. Keberhasilan Lembaga
                   Dari berbagai macam lomba yang telah diikuti, para siswa – siswi MI Miftahul Huda Silir berhasil meraih beberapa macam kejuaraan. Sebagai bukti dari keberhasilan tersebut tidak bias menunjukkan Piagam Tanda Penghargaan, namun sebagai tanda bukti hanya berupa Piala yang telah diraihnya.
BAB     IV 
  
PENUTUP


A.   Kesimpulan
1.     Berdirinya MI Miftahul Huda atas kerja sama dari pendiri lembaga Pendidikan MI Miftahul Huda (Bapak K.H. Dahlan) Bapak Maksum Afandi, Bapak Abu Mansur, Bapak Zaenal Abidin, dan tokoh-tokoh lainnya.
2.     MI Miftahul Huda adalah lembaga pendidikan yang bernaung di bawah LP. Ma`arif dan Departemen Agama.
3.     Dari segi kwantitas perkembangan MI Miftahul Huda pernah Nampak menarik/menggembirakan, namun dari segi kwalitas perlu terus ditingkatkan.
4.     Ada penurunan penerimaan siswa – siswi kelas 1 dalam kurun waktu yang cukup lama di antara 9 tahun terakhir.
5.     Telah banyak bantuan dari pemerintah melalui Departemen Agama yang diterimakan oleh MI Miftahul Huda.
B.    Saran dan Harapan
1.     Mengingat adanya penurunan jumlah siswa – siswi kelas I dalam 9 tahun yang lalu hingga sekarang, maka perlu adanya peningkatan kerja sama yang baik antara, Guru MI Miftahul Huda dan Guru TK/RA dengan Pengurus dan Masyarakat untuk mengembalikan animo masyarakat kepada MI Miftahul Huda.
2.     Guru bantuan Departemen Agama yang ada sekarang ini, sebagian sudah mendekati pension. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perlu diusahakan mulai sekarang bagaimana dapatnya MI Miftahul Huda ini menjadi Madrasah yang mandiri.
3.     Kepada Pemerintah dalam hal ini Departemen Agama diharapkan dapatnya meningkatkan bantuannya, baik berupa pembinaan, tenaga maupun dana.
C.    Penutup
Atas selesainya Buku Sejarah berdirinya MI Miftahul Huda Silir ini kami mengucapkan Alhamdulillahi Robbil Aalamiin, semoga semua usaha kita bersama selama ini mendapat Ridlo dari Allah SWT dan semoga MI Miftahul Huda Silir Jaya selamanya. Amiin….YaRobbal Aalamiin…..


LAMPIRAN - LAMPIRAN :

                    DATA PERKEMBANGAN SISWA MI MIFTAHUL HUDA

No
Tahun Pelajaran
Kelas
Jumlah
Keterangan
I
II
III
IV
V
VI
1
1958
1959
50
-
-
-
-
-
50

2
1959
1960
25
33
-
-
-
-
58

3
1960
1961
15
25
20
-
-
-
60

4
1961
1962
14
16
12
10
-
-
52

5
1962
1963
16
20
21
30
35
-
122

6
1963
1964
22
26
24
22
22
16
132

7
1964
1965
20
18
19
20
21
14
112

8
1965
1966
26
24
23
22
24
26
145

9
1966
1967
32
28
27
21
25
27
160

10
1967
1968
34
29
24
23
26
28
164

11
1968
1969
25
30
26
25
27
32
165

12
1969
1970
28
20
21
20
23
28
140

13
1970
1971
24
22
20
23
21
25
135

14
1971
1972
22
20
21
17
18
20
120

15
1972
1973
30
26
29
30
32
33
180

16
1973
1974
25
24
32
27
25
29
162

17
1974
1975
35
32
28
25
26
28
174

18
1975
1976
36
30
31
34
30
35
196

19
1976
1977
42
41
40
31
34
32
220

20
1977
1978
45
43
44
36
37
40
245

21
1978
1979
47
44
42
43
41
43
260

22
1979
1980
46
49
45
44
42
39
265

23
1980
1981
48
47
44
46
45
50
280

24
1981
1982
56
50
41
33
38
42
260

25
1982
1983
53
50
36
32
40
39
250

26
1983
1984
38
34
33
32
32
34
200

27
1984
1985
31
30
28
25
24
22
160

28
1985
1986
21
20
19
18
21
21
120

29
1986
1987
18
15
15
14
20
18
100

30
1987
1988
13
11
11
9
8
8
65

31
1988
1989
10
10
7
7
6
6
46

32
1989
1990
7
7
6
6
6
5
36

33
1990
1991
-
-
-
6
5
4
15

34
1991
1992
-
-
-
4
4
4
12

35
1992
1993
-
6
5
5
4
6
26

36
1993
1994
7
6
6
6
5
5
35

37
1994
1995
11
9
9
11
9
10
59

38
1995
1996
11
19
5
8
12
-
58

39
1996
1997
17
11
19
5
8
15
75

40
1997
1998
17
15
12
18
6
8
75

41
1998
1999
15
19
16
11
18
6
85

42
1999
2000
19
15
16
17
13
17
97

43
2000
2001
21
18
15
17
18
12
101

44
2001
2002
26
15
18
14
17
17
107

45
2002
2003
26
25
16
18
15
14
114

46
2003
2004
30
25
23
17
17
15
127

47
2004
2005
17
29
24
23
15
17
125

48
2005
2006
17
17
29
24
23
15
125

49
2006
2007
29
15
15
27
25
21
131

50
2007
2008
27
28
15
15
26
23
134

51
2008
2009
23
23
28
15
14
26
129

52
2009
2010
17
22
22
26
15
14
118

53
2010
2011
17
18
22
22
25
14
118


BANTUAN PEMERINTAH KEPADA MI MIFTAHUL HUDA
No
Tahun
Bentuk Bangunan
Banyaknya
Keterangan
1
1978/1979
Rehab ringan
Rp 1.200.000
Membangun 1 lokal gedung MI
2
1984/1985
Rehab ringan
Rp 2.900.000
Membangun 3 lokal gedung
3
1985/1986
Rehab Berat
Rp 9.650.000
Membangun 8 lokal gedung
4
1986/1987
Rehab ringan
Rp 310.000
Membuat 1rak buku 6 bangku 6 dingklik
5
1987/1988
Rehab ringan
Rp 310.000
1 Meja Tulis & 6 kursi krum
6
1989/1990
Rehab ringan
Rp 400.000
4 Papan tulis, 2 pintu, pengecatan
7
1990/1991
Rehab ringan
Rp 600.000
Beli Tip, pengecatan & jendela
8
1992/1993
Dana Bob
Rp 700.000
Perbaikan Kap reng, usuk pengecatan dinding pintu dll
9
1993/1994
Dana Bob
Rp 700.000
Pembuatan 4 stel bangku , kayu jati dll
10
1995/1996
Dana Bob
Rp 700.000
Beli Almari Kantor MI, tenda dll
11
1996/1997
Tenaga Guru
6 Guru PNS

12





                    





























PETA DESA SILIR KECAMATAN WATES KABUPATEN KEDIRI




Tidak ada komentar:

Posting Komentar